Akhirnya dengan bermodalkan Rp 125 ribu, saya berhasil mendapatkan burung kenari pertama saya, burung kenari lokal dengan warna kuning podang, usia +/- 2 bulan, body cukup lumayan, tapi tentunya saya belum bisa menikmati keindahan suaranya karena usia segitu yang ada hanya ngriwik.
Sembari bersabar, ternyata ketertarikan saya dengan burung ini semakin besar, sebulan kemudian dengan bermodalkan dana yang lebih besar saya coba untuk mendapatkan burung kenari dewasa yang bisa dinikmati kicaunnya, akhirnya burung kedua pun saya dapatkan dengan harga 250 ribu, burung kenari lokal berwarna orange (sunkiest), dengan postur dan body yang cukup lumayan.
Ternyata saya masih belum puas dengan dua kenari yang sudah saya dapatkan, karena kicau yang keluar dari kenari kedua saya masih belum memuaskan, dari sisi volume kurang keras, akhirnya dengan semangat yang tinggi saya coba cari burung kenari yang lebih bagus lagi, setelah beberapa hari keliling-keliling pasar burung akhirnya jatuh pilihan saya pada seekor burung kenari lokal dengan warna sunkiest meskipun body tidak terlalu besar tapi volume dan variasi kicau yang dihsilkan benar-benar memuaskan, meskipun saya harus mengeluarkan dana 350 ribu
Demikian awal mula saya memelihara burung kenari